? ??????????????????? ????Easy Install Instructions:???1. Copy the Code??2. Log in to your Blogger account
and go to "Manage Layout" from the Blogger Dashboard??3. Click on the "Edit HTML" tab.??4. Delete the code already in the "Edit Template" box and paste the new code in.??5. Click "S BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS ?

Wednesday, July 16, 2014

Tinggalkan Dunia, Mulakan Akhirat

Bismillahirahmanirrahim
Assalamualaikum sahabat-sahabatku? Semoga kita semua sihat dan mendapat keberkatan daripada-Nya sepanjang hidup kita di dunia ini. Hari ini, saat ini, detik ini izinkan saya untuk mengirim sebuah sajak yang saya karang sendiri. Sajak? hmmm, rasanya bukan sajak tapi sekadar luahan nurani yang mana mudah-mudahan ia mampu mengingatkan kita agar sentiasa melihat hidup ini dengan sebuah pandangan yang sentiasa berbeza.

Tinggalkan dunia, mulakan akhirat
selama ini kusia-siakan hidupku
Bukan sesaat, sehari tapi bertahun-tahun
bahkan berpuluh tahun
akhirnya bila sampai detik itu
baru kumula mencari jalan pulang
mencari Jannah
yang selama ini kubiarkan
terbiar kaku dilorong kegelapan
mencari Mardiah
di balik ranting kesabaran dan keteguhan
yang selama ini kupandang
dengan hanya sebelah mata.

Tinggallah dunia, mulalah akhirat
pasti di sana nanti
kujenuh mencari syurga
namun tak berjumpa
bila pintu kebaikan
tidak kucari sepanjang hayatku.

Tinggallah dunia, mulalah akhirat.


Sebenarnya saya karang sajak ini sekadar suka-suka dengan memberi makna yang berlainan. Tapi saya tidak menyangka interpretasi orang lain berlainan dengan interpretasi saya sendiri. Apabila saya mengirimnya sebagai status saya di laman sosial Face book, ia mendapat respon yang tidak dijangka hingga membuatkan saya menilainya dari sudut yang berlainan pula dan akhirnya saya mengambil keputusan untuk mengambil kira penilaian orang lain berbanding penilaian saya sendiri.

Sahabat-sahabatku, sajak ini telah mengingatkan saya pada sebuah sajak yang dicipta oleh seorang penulis yang sangat saya kagumi dan sanjungi dalam bidang sastera. Falsafah yang diterapkan ke dalam setiap karya-karyanya menjadi mimpi indah bagi saya untuk terus mencintai dunia sastera. Mungkin lebih elok sekiranya saya kirimkan sajak beliau itu di sini. Mudah-mudahan kita semua mendapat manfaatnya. aminn

Kita datang ini hanya sebagai tetamu senja
bila cukup detik kembalilah kita kepada-Nya
kita datang ini kosong tangan dada
bila pulang nanti bawa dosa bawa pahala.

Pada tetamu yang datang dan kenal jalan pulang
bawalah bakti mesra kepada Tuhan pada insan
kepada tetamu yang datangdan lupa jalan pulang
usahlah derhaka pula kepada Tuhan pada insan.

Bila kita lihat manusia lupa tempat
atau segera sesat puja darjat, puja pangkat
segera kita insaf kita ini punya kiblat
segera kita ingat kita ini punya tekad.

Bila kita lihat manusia terbiar larat
hingga mesti merempat ke laut biru ke kuning darat
harus kita lekas sedar penuh pada tugas
harus kita tegas sembah seluruh rasa belas.

Kita datang ini satu roh, satu jasad
bila pulang nanti bawa bakti padat berkat
kita pulang ini satu roh, satu jasad
bila pulang nanti bawa bakti padat berkat.


Bagaimana rasanya hati sahabat semua? Barangkali rasa kita sama seusai mendeklamasikan dan menilai sajak ini. Sebenarnya kita adalah 'tetamu senja' seperti yang diungkapkan di dalam sajak ini. Bila tiba waktu kita pergi, maka kita kena pergi. Analogi yang paling mudah dan tidak memerlukan kita berfikir panjang ialah, anggaplah kita menjadi tetamu istimewa kepada sebuah keluarga di rumah mereka.Sebagai tetamu, tentunya kita tahu peranan dan adab kita sewaktu berada di rumah orang. Sikap positif yang ditonjolkan sepanjang berada di rumah itu akan memberi reaksi positif daripada tuan rumah dan kesannya bila mana kita pulang nanti maka mereka akan memberikan kita bekalan atau buah tangan sebagai tanda penghargaan ataupun nama kita akan tersimpan di hati mereka sepanjang hayat. Jika sebaliknya? saya biarkan sahabat semua memikirkannya.

Baiklah, cukuplah setakat ini. Mudah-mudahan kita mendapat sesuatu daripada kedua-dua sajak tersebut. aminnn, salam....

Saturday, July 5, 2014

Wahai Jiwa Yang Menyenangkan Aku

Bismillahirahmanirrahim

Wahai jiwa yang menyenangkan aku
moga engkau bahagia di sana
menjalani hidup dengan iman dan takwa
merentasi liku dengan penuh kebijaksanaan.

Wahai jiwa yang menyenangkan aku
gembirakan hatimu, usah berduka
carilah kegembiraan, jangan cari kesedihan
kerana dunia ini bukan untuk ditangisi
percayalah wahai diari jiwaku
jalan kebahagiaan amat luas terbentang
jika kita berani mengharunginya.

Wahai jiwa yang menyenangkan aku
maafkan aku atas khilaf diriku
ku mohon engkau mengerti
aku hanya perlukan sedikit penghormatan
hakku sebagai seorang wanita
sebagai seorang umat Rasulullah
kerana ingin kujadikan diriku seperti
Khadijah mahupun Aisyah ataupun Fatimah
yang mendambakan redha dan cinta sejati daripada Allah
dan wildan yang menjadi bidadaranya di dunia dan akhirat.

Wahai jiwa yang menyenangkan aku
jika kita temukan jalan hidup
maka berdoalah pada-Nya
moga doa kita serupa
moga permintaan kita serupa
moga harapan kita menjadi kenyataan
tidak di dunia, mungkin di akhirat sana
Insya Allah...aminn

S.Hana AK

Thursday, July 3, 2014

Kupu-Kupu Cinta


Lagu: Sigma

Pertemuan ini menjadi suatu berarti
Dikala diri menepi untuk warna-warna hati
Ruang-ruang jiwa hanya untuk maha kuasa
syair-syair cinta tercipta karna Dia

Kupu-kupu cinta
terbanglah tinggi menuju jalanNya
Hinggaplah engkau dibunga yang indah
Terbang bersama hembus angin cinta

Ya illahi Robbi
Tiada lain hanyalah namaMu
Satukan Cinta ini dalam bingkai
Untaian ridhoMu

Pertemuan ini menjadi suatu berarti
Dikala diri menepi untuk warna-warna hati