Friday, August 19, 2016

Puisi Sang Pencinta


Bismillahirahmanirrahim

Dia telah pergi, membawa seluruh jiwa ke suatu daerah yang paling kecil lalu meninggalkanku yang masih bertatih mencari makna semua yang berlaku. Inginku katakan selamat tinggal kepadanya, namun belum sempat ia menjadi kalam, dia sudah pun menuturkannya dalam gerak yang aku fahami isyaratnya.

Dia meninggalkan sejuta kenangan yang masih hangat bersimpuh di sanubari dan terkadang, terdetik di hati untuk membuangnya jauh ke hujung dunia tapi tiba-tiba datanglah sang pujangga menghalang semua hajat yang terpatri di sudut hati.

Aku membilang hari-hariku dengan doa dan harapan yang tak pernah sirna lantas membawaku ke dunia baru yang penuh dengan cita-cita dan impian tentunya. Menikmati kebahagiaan di kolam pengabdian bertemankan seribu kupu-kupu cinta dan sejuta kali tali angan-angan.

Dan bila tiba saat itu, hari ini setelah segalanya tersurat, aku benamkan semua kedukaan lalu menggumpul kekuatan untuk menjalani hari-hari hidupku, sebuah perjalanan yang tak bernoktah bersama tekad agar aku kuat dalam meniti kehidupan sebagai hamba yang berusaha menjadi insan kamil di sisi-Nya.


#Sebuahpuisipengubatluka

Tuesday, August 9, 2016

Bicara Kata

Bismillahirahmanirrahim



Jauh.
jauh. 
semakin jauh.
malah terlalu jauh.
terlalu sukar untuk kembali.
Mohon padaNya.
moga hilang segala rasa.
selamat tinggal,
harapan!


Mendung pagi ini
tapi hujan tak turun
dan mentari tetap bersinar
sunyi dunia tanpa
nyanyian beburung 
dan unggas bercanda ria
di taman mahligai.



Aku rindukannya
Nyanyian beburung di rimba seni
deruan terjunan di pinggir bukit
sungguh aku rindukannya
curahan mata air dari telaga alam
olengan pawana dari sang maharaja
kerinduan ini selalu benar menyiksaku
mengekoriku di setiap detik, saat dan waktu.

Kisah Seorang Hamba (Kisah Benar)


Bismillahirahmanirrahim

Usianya masih kecil saat kedua ibu dan ayahnya meninggal dunia. Baru berumur 11 tahun waktu itu. Kemudian dia diambil sebagai anak angkat sebuah sekolah Thafiz. Dia mempunyai seorang sahabat yang bersamanya sejak kecil hinggalah dewasa. Bahkan, sahabatnya ini tahu semua tentangnya, kisah hidupnya. Mereka bersama-sama belajar di sekolah itu.

Suatu hari hamba Allah SWT ini meninggal dunia. Jasadnya dibekukan di sebuah hospital selama 63 hari. Maka seorang ustaz pun dipanggil untuk memandikan jenazahnya. Tatkala kain kapan dibuka untuk tatapan sahabat-sahabatnya buat kali terakhir, mereka semua terkejut.

Hamba Allah ini berasal dari negara lain. Dia datang ke Malaysia dan berkerja sebagai imam di sebuah masjid hinggalah ke akhir hayatnya. Suatu keajaiban berlaku saat kematiannya.

Jenazahnya masih panas dan berpeluh walaupun sudah lama dibekukan. Malah badannya juga tidak beku langsung. Terdapat kalimah Allah timbul di dahinya. Sahabat-sahabatnya yang menatap wajahnya ketika itu hanya mampu mengucapkan kalimah, 'Masya Allah...Subhanallah'.

Ustaz bertanya apa yang dilakukan oleh hamba Allah SWT ini kepada sahabat baiknya sejak kecil sehingga Allah mengurniakan kebaikan ini kepadanya. Maka jawab sahabat ini:

" Ustaz, sejak mula saya berkawan dengannya, dia tak pernah tinggalkan solat tahajud dan solat tasbih."

Subhanallah, subhanallah, subhanallah.

# Moga kita semua mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat sahabat semua. Insya Allah, aminnn
# Mendengar kisahnya bagaikan saya ingin menjadi sepertinya. Moga kita menjadi sepertinya sahabat semua. Aminn
# Semoga kita semua dipertemukan dengan-Nya kelak. Semoga kematian kita bisa jadi sepertinya, malah lebih baik daripada itu.
# Berdoalah kita sahabat. Jadikan doa adalah amalan harian. Jadikan doa adalah rutin harian kita. Walau di manapun, walau macam mana pun keadaan kita, jangan sekali kita tinggalkan doa.
# Berdoa terus semoga Allah berikan kita kejayaan di dunia dan akhirat. Insya Allah, aminn