Sunday, July 31, 2016

(Puisi) Surat Dari Kekasih oleh Khalil Gibran


Bismillahirahmanirrahim

# Sangat mengesankan bagiku. Bacalah, jika kalian mahu membacanya.

Surat Dari Kekasih
Untukmu yang selalu Kucintai,
Saat kau bangun di pagi hari, Aku memandangmu dan
berharap engkau akan berbicara kepadaKu., bercerita,
meminta pendapatKu, mengucapkan sesuatu untukKu
walaupun hanya sepatah kata.

Atau berterima kasih kepadaKu atas sesuatu hal yang
indah yang terjadi dalam hidupmu pada tadi malam, kemarin, atau waktu yang lalu….
Tetapi Aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja…
Tak sedikitpun kau menyedari Aku di dekat mu.
Aku kembali menanti saat engkau sedang bersiap,
Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, tetapi engkau terlalu sibuk…

Di satu tempat, engkau duduk tanpa melakukan apapun.
Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu.
Aku berfikir engkau akan datang kepadaKu, tetapi engkau
berlari ke telefon dan menelefon seorang teman untuk sekadar berbual-bual.
Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Aku
menanti dengan sabar sepanjang hari. Namun dengan
semua kegiatanmu Aku berfikir engkau terlalu sibuk
untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.

Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang ke
sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara
kepadaKu, itulah sebabnya mengapa engkau tidak
sedikitpun menyapaKu.

Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan
melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKu
dengan lembut sebelum menjamah makanan yang kuberikan,
tetapi engkau tidak melakukannya…..

Ya, tidak mengapa, masih ada waktu yang tersisa dan
Aku masih berharap engkau akan datang kepadaKu,
meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya
seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menghidupkan TV, Aku
tidak tahu apakah kau suka menonton TV atau tidak,
hanya engkau selalu ke sana dan menghabiskan banyak
waktu setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun
dan hanya menikmati siaran yang ditampilkan, hingga waktu-
waktu untukKu dilupakan.

Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menikmati
makananmu tetapi kembali engkau lupa menyebut namaKu
dan berterima kasih atas makanan yang telah Kuberikan.
Saat tidur Kufikir kau merasa terlalu lelah.

Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,
kau melompat ke tempat tidurmu dan tertidur tanpa
sepatahpun namaKu kau sebut. Tidak mengapa kerana mungkin
engkau masih belum menyedari bahawa Aku selalu hadir untukmu.
Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sedari.

Aku bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain.
Aku sangat menyayangimu, setiap hari Aku menantikan sepatah kata darimu, ungkapan isi hatimu, namun tak kunjung tiba.

Baiklah….. engkau bangun kembali dan kembali Aku
menanti dengan penuh kasih bahawa hari ini kau akan
memberiKu sedikit waktu untuk menyapaKu…
Tapi yang Kutunggu … ah tak juga kau menyapaKu.
Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya dan Subuh lagi
kau masih tidak mempedulikan Aku.

Tak ada sepatah kata, tak ada seucap doa, tak ada
pula harapan dan keinginan untuk sujud kepadaKU….
Apakah salahKu padamu …? Rezeki yang Kulimpahkan,
kesihatan yang Kuberikan, Harta yang Kurelakan, makanan
yang Kuhidangkan , Keselamatan yang Kukurniakan,
kebahagiaan yang Kuanugerahkan, apakah hal itu tidak
membuatmu ingat kepadaKu ???

Percayalah, Aku selalu mengasihimu, dan Aku tetap
berharap suatu saat engkau akan menyapaKu, memohon
perlindunganKu, bersujud menghadapKu … Kembali kepadaKu.
Yang selalu bersamamu setiap saat,
Tuhanmu….

~ Khalil Gibran


Saturday, July 30, 2016

Bingkisan kata



Bismillahirahmanirrahim

Assalamualaikum sahabat semua. Diharapkan kita semua sihat hari ini, Insya Allah, aminn. Petang tadi pergi ambil sahabat saya yang baru balik dari Muar. Disebabkan keinginan untuk berjalan, maka destinasi kami ialah Plaza Angsana. Singgah di kedai buku untuk beli buku sekolah di samping beli buku untuk diri sendiri. Hanya bacaan di rumah. Tertarik dengan sebuah buku Mana Sikana bertajuk ‘Nusia’ dan ‘Merpati menari di padang embun’ karya Zanazanzaly.

Teringat pula buku-buku lama. Rasa rindu untuk membaca buku-buku @ novel-novel lama karya penulis mapan. Pandangan ini di jamu dengan pelbagai jenis buku keluaran DBP hingga tak tahu mana satu pilihan yang tepat. Kawan yang mengikut saja dari tadi mula bertanya bilalah saya nak habiskan tawaf satu deretan buku-buku ni. Lama benar katanya.

Disebabkan tak mahu dia bosan, maka saya pun cepat-cepat cari buku yang paling tepat untuk dinikmati isi kandungngannya nanti. Maka hasil usaha mencari selama beberapa lama, akhirnya saya memilih buku seperti tajuk yang tertera di atas tu, seperti apa yang saya katakan.

Kali ini saya tak membeli buku alaf-21. Saja melepaskan gian dan kerinduan terhadap buku lama, buku yang lebih berat isi dan olahannya.  Tercari-cari buku lama seperti ‘Merpati putih terbang lagi’ karya Khadijah Hasyim serta buku-buku penulis mapan yang lain. Rasanya agak susah untuk mendapatkan buku-buku tersebut memandangkan ia sudah lama tidak keluar di pasaran melainkan ada usaha untuk memasarkannya semula oleh pihak-pihak berkenaan.

Lepas bayar, terus balik. Dalam perjalanan nampak panorama senja di garis barat. Matahari mula menghilangkan diri. Warna kekuning-kekuning dan jingga kelihatan. Senja yang membuatkan saya selalu merasa rindu. Rindu pada kehidupan masa hadapan. Ketika berada di alam lain. Dunia kekal abadi. Sungguh saya suka alam. Suka akan keindahan.

Melihat alam bagaikan ada rasa bahagia menikam kalbu. Jauh di sanubari, terasa jiwa ini begitu tenang diselangi dengan rasa hiba. Bagaikan kita berada di dunia sendiri. Dunia lain. terdapat kerinduan mencengkam jiwa. Rindu pada sesuatu yang tak pasti. Itulah yang saya rasakan.

Betapa diri kita sangat bertuah kerana terpilih untuk melihat keindahan alam dunia. Allah SWT memilih kita untuk lahir di dunia ini. Sebenarnya kita semua adalah juara. Kita adalah juara yang sebenar setelah bersaing dengan berjuta-juta rakan-rakan kita untuk mendapat tempat di rahim seorang ibu. Subhanallah.


Oklah sampai jumpa lagi sahabat semua. Salam…

Sunday, July 24, 2016

Doaku




Bismillahirahmanirrahim

Ya Allah,
sesungguhnya rahmatMulah
jaminan bagi kami untuk memasuki
syurgaMu dan pertemuan denganMu kelak.

Ya Allah,
peliharalah kami daripada menjadi golongan
yang munafik
sesungguhnya kami adalah hamba-hambaMu
yang rugi.

Ya Allah,
masukkanlah kami ke dalam syurgaMu tanpa
hisab dan pertemukanlah kami pada zatMu 
saat tiba hari itu nanti.

Ya Allah,
janganlah biarkan kami lalai
dalam urusan dunia sehingga
melupakan akhirat.

Maha suciMu Ya Allah. Sesungguhnya
Engkaulah Tuhan Yang Maha Tinggi.

Aminn