Wednesday, September 29, 2010

KISAH TELADAN-KISAH NABI SALLEH A.S DAN UNTA DARI BATU KARANG

Nabi Salleh a.s sedar akan tentangan akan kaumnya yang menuntut bukti daripadanya berupa mukjizat itu, adalah bertujuan untuk menghilangkan pengaruhnya dan mengikis habis kewibawaannya di mata kaumnya terutama para pengikutnya. Bila ia gagal memenuhi tuntutan tersebut, Nabi Salleh membalas tentangan mereka dengan menuntut janji dari mereka, bila ia berhasil mendatangkan mukjizat yang mereka minta, bahwa mereka akan meninggalkan agama dan penyembahan mereka dan akan mengikut Nabi Salleh dan beriman kepadanya.


Sesuai dengan permintaan dan petunjuk pemuka-pemuka kaum Tsamud, berdoalah Nabi Salleh a.s memohon kepada Allah agar memberikan suatu mukjizat kebenearan risalahnya dan sekaligus mematahkan perlawanan dan tentangan kaumnya yang masih degil itu. Ia memohon dari Allah dengan kekuasasan-Nya menciptakan seekor unta betina, dikeluarkannya dari perut sebuah batu karang besar yang terdapat di sisi sebuah bukit yang mereka tunjuk.

Maka sejurus kemudia, dengan izin Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Pencipta, terbelahlah batu karang yang ditunjuk itu keluar dari perutnya seekor unta betina. Dengan menunjuk kepada binatang yang baru keluar dari perut batu karang. "Inilah dia unta Allah, janganlah kamu ganggu dan biarkan giliran untuk mendapatkan air minum bagimu dan bagi ternakanmu juga dan ketahuilah bahwa Allah akan menurunkan azab-Nya bila kamu sampai mengganggu binatang ini."


Syahdan, maka bekeliaranlah sang unta di ladang-ladang memakan rumput sesauka hatinya tanpa mendapat gangguan. Dan disaat giliran minumnya tiba, pergilah unta itu ke sebuah perigi dan minumlah sepuas hatinya. Dan pada hari-hari giliran unta Nabi Salleh a.s datang minum, tiada seekor binatang lain menghampirinya, hal mana menimbulkan rasa tidak senang pada pemilik-pemilik binatang-binatang itu yang makin hari makin merasa bahwa adanya unta Nabi Salleh di tengah-tengah mereka itu merupakan gangguan. Laksana duri yang melintang di dalam kerongkong.


Dengan berhasilnya Nabi Salleh a.s mendatangkan mukjizat yang mereka tuntut, gagallah pemuka kaum Tsamud dalam usahanya menjatuhkan kehormatan dan menghilangkan pengaruh Nabi Salleh, bahkan sebaliknya telah menambah tebal kepercayaan para pengikutnya dan menghilangkan keraguan dari kaumnya. Maka dihasutlah oleh mereka pemilik-pemilik ternak yang merasa jengkel dan tidak senang dengan adanya unta Nabi Salleh yang bermaharajalela di ladang dan kebun-kebun mereka serta ditakuti oleh binatang-binatang peliharaannya.


"Barangsiapa segan mengikuti jejak sunnahku, maka tiadalah ia termasuk dalam golonganku." Hadith Riwayat Muslim

Saturday, September 25, 2010

Lagu Sabar (Nyanyian T. S. P. Ramlee)

Beginikah derita hai orang yang sabar
Dituduh berdusta walaupun bercakap benar
Nama ku dicemar mana ku pergi orang tak gemar
Iman ku takkan bertukar dari menipu biar terlantar

Mengapakah dunia hai penuh tipu daya
Dosa dan maksiat itulah yang diutama
Si jujur menjadi mangsa pandai menipu lekas berharta
Biarlah aku merana aku tak rela hidup berdusta

Di mana keadilan yang aku harap-harapkan
Mengapa kezaliman menjadi balasan
Yang lemah ditekan yang berharta jadi sanjungan
Padamu oh tuhan aku serahkan tetapkan iman

Tuesday, September 21, 2010

Tuhan

Kau lebih mengerti
Apa yang kami pinta
Apa yang kami fikir
Kau lebih mengerti
Apa yang tidak kami ketahui
Apa yang tersembunyi di balik batasmu
Dalam diri maupun di luar diri
Zahir dan batin
Dalam dunia ataupun di luar dunia
Alam semesta
Di alam ghaib sekalipun
kau lebih mengerti segalanya.

Lalu,
Kupohon padamu
Jadikan kami hambamu
Yang tahu mengerti
Tuhan.

S. Hana AK
030807 ( Jumaat )
12.06 pm
( Khar )