Saturday, November 4, 2017

Matahariku


Bismillahirahmanirrahim

Malam ini aku merenungi alam
bulan dan bintang membajai langit
tergantung mesra di bingkai angkasa.

Petang tadi aku menyapa
sebuah daerah kecil
yang selalu kulewati
menekuninya di setiap senja
tak terlihat matahari
di garis antara siang dan malam.

Ah, alangkah hampanya hati
melihat malam berlabuh
sedang mentari acapkali tidak terlihat
walau sekadar sinar
mahupun bahang yang memijar.

Aku selalu menerka
akukah yang lewat
atau
waktu itu yang begitu cepat.

Hari-hariku
tiada lagi kelihatan
senyum mentari di ufuk barat
dan aku bagaikan
seorang penunggu
yang setia pada kekasihnya.


S. Hana AK
11 April 2017
Johor Bahru



Tuesday, July 18, 2017

Madah Seorang Pujangga


Bismilahirahmanirrahim

 ~ Adakalanya peluang itu datang sekali, kadang-kadang dua tiga kali, seringkali datang berkali-kali. Maka ambillah tanpa was-was kerana ia akan berlalu seperti masa. Pantas dan tidak menunggu walau menoleh sekalipun. Bila tiba masa, ia akan berakhir dan tak akan kembali lagi, selama-lamanya. Selama-lamanya? Ya, selama-lamanya. Ketika itu segalanya tidak bermakna lagi bak kata " sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna." ~

# tiap perkara ada batasnya
# bila tiba waktunya
# ia akan berlalu seperti angin
# tak akan kembali lagi
# walau sebentar cuma

~ kalaulah aku bisa terbang seperti burung, akan ku jelajahi seluruh dunia mencari ketenangan dan pengalaman selain kalam Allah SWT yang berada di istana cinta.~

# Gambar bukan hak milik saya

Seuntai Kata untuk Dirasa 2


Bismillahirahmanirrahim

Ya Allah,
aku selalu cuba melihatnya di dada langit
moga wajahnya terpancar indah di balik awan
meski sekadar melihatnya dari bumi bertuah.

Ya Rabb,
puisi-puisi yang selalu kutulis sebagai kalam
adalah ritma rasa yang berada di sukma
yang kemudiannya bersatu menjadi 
seuntai kata untuk dirasa
buat dia yang selalu ada di dalam qalbu.

Kekadang, 
ingin rasanya kupergi jauh
membawa luka di hati
namun ya, aku menundanya 
hingga sampai waktunya
kapan? aku tidak tahu
kerna aku menunggu  
biarlah bila tiba saat itu nanti
aku pergi dalam rela dan bahagia
tiada duka, tiada luka.

Ya Tuhan,
hari ini dan hari-hari mendatang
kujalani lorong hidupku seperti biasa
mengecapi sisa-sisa bahagia
berlandaskan iman dan takwa
percaya pada ketentuan-Mu
moga di hujung sana
ada bahagia yang menanti.

Doaku, agar dia bahagia
bersama orang yang dia cintai dan sayangi
sesungguhnya. Moga, kuharap
Insya Allah, aminn

# Cinta haikiki cinta sejati
# Redha pada ketentuan-Nya
# Moga ada bahagia yang menanti
# Pada akhirnya. Insya Allah, aminn